Membedakan Ayam Jantan dan Betina

Image Source : Pinterest.com

1. Melihat Kelamin Ayam

Cara pertama ini tentu lumrah dilakukan, yaitu dengan melihat langsung lubang kloaka atau anus menggunakan jari pada anakan ayam berumur 1-5 hari. Mengapa pada anakan? Karena pada saat itu fisik ayam masih dalam tahan penyempurnaan.

Jika pada kloaka anak ayam terlihat titik kecil menonjol, itu berarti ayam berkelamin jantan. Namun, jika yang dilihat adalah bagian tubuh bulat tanpa titik dan benjolan, itu artinya ayam berkelamin betina.

2. Mengamati Bulunya

Beda ayam jantan dan betina lainnya bisa Anda amati melalui bulunya. Biasanya bulu pada ayam betina akan lebih cepat tumbuh, sedangkan ayam jantan seringkali ditemui bulu yang tidak tumbuh. Pertumbuhan bulu betina juga lebih merata hingga seluruh tubuh dibandingkan ayam jantan.

3. Memegang Leher Ayam

Cara berikutnya yang bisa Anda coba adalah memegang leher ayam. Pegang leher ayam lalu tarik ke atas. Ayam betina biasanya akan berontak saat dilakukan hal ini. Namun berbeda dengan ayam jantan yang lebih tenang dan diam saat lehernya dipegang.

4. Mengamati Panjang Bulu Sayap

Jika sebelumnya Anda mengamati kelebatan bulu, maka kali ini Anda bisa melihat dari sisi bulu sayap. Ayam dengan bulu sayap panjang biasanya merupakan ayam betina. Sebaliknya, jika bulu sayap cenderung lebih pendek, maka biasanya ayam tersebut adalah jantan.

5. Melihat Bulu Ekor

Selain melihat ketebalan dan panjang bulu sayap, beda ayam jantan dan betina juga bisa dilihat dari bulu ekornya. Ayam jantan memiliki bulu ekor yang lebih besar. Berbeda dengan betina yang ekornya lebih pendek.